Kebijakan KYC / AML: pengenalan pengguna dan anti pencucian uang
Halaman ini menjelaskan mengapa Vireo Wertholm perlu memverifikasi identitas, dokumen apa yang dipakai, bagaimana prosesnya berjalan, serta hak dan kewajiban Anda dalam proses tersebut.
1. Pendahuluan
KYC (Know Your Customer, pengenalan pengguna) dan AML (Anti-Money Laundering, anti pencucian uang) adalah proses yang membantu memastikan siapa Anda dan bahwa platform tidak dipakai untuk pencucian uang, pendanaan terorisme, atau tindak penipuan. Proses ini bagian dari kewajiban kepatuhan terhadap hukum Indonesia tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.
Bagi pengguna, KYC juga merupakan lapisan perlindungan: ia mencegah orang lain membuka atau mengendalikan akun atas nama Anda.
Platform hanya dapat memberikan layanan penuh kepada pengguna yang telah menyelesaikan langkah verifikasi yang diperlukan. Ketentuan dapat berubah, dan kami memperbarui halaman ini agar Anda selalu mengetahui persyaratan yang berlaku.
2. Apa itu KYC
KYC adalah pengumpulan dan pengesahan informasi identitas pengguna, mencakup nama lengkap, tanggal lahir, kewarganegaraan, alamat, dan dokumen identitas yang masih berlaku. Tujuannya memastikan orang yang memakai akun memang orang yang mendaftar dan datanya benar.
3. Apa itu AML
AML mencakup langkah-langkah untuk mencegah masuknya dana dari sumber ilegal ke sistem keuangan. Di platform ini, AML meliputi penilaian tingkat risiko setiap akun, pemantauan transaksi tidak wajar, dan pelaporan kasus mencurigakan kepada otoritas berwenang sesuai peraturan perundang-undangan.
4. Mengapa verifikasi identitas diperlukan
Verifikasi identitas membantu mencegah penipuan, melindungi akun dari pengambilalihan, memenuhi persyaratan hukum yang berlaku, dan mengurangi risiko keuangan bagi Anda maupun platform. Jika tidak dapat diverifikasi, kami dapat membatasi beberapa fungsi seperti penarikan hingga proses selesai.
Sebagian persyaratan verifikasi merupakan kewajiban hukum, bukan pilihan platform. Karena itu kami tidak dapat melewatkan langkah ini untuk pengguna mana pun, termasuk jika Anda hanya menyetor dalam jumlah kecil.
5. Dokumen yang diperlukan
Kami hanya meminta dokumen yang benar-benar diperlukan untuk verifikasi:
- Dokumen identitas: KTP elektronik (e-KTP), paspor, atau SIM yang masih berlaku. Dokumen harus jelas, keempat sudutnya terlihat, dan tidak ditutupi.
- Bukti alamat: tagihan utilitas, mutasi rekening bank, atau dokumen yang diterbitkan instansi berwenang, dalam waktu yang baru-baru ini.
- Foto diri: swafoto atau pemeriksaan wajah langsung untuk dicocokkan dengan foto pada dokumen identitas.
Dokumen harus masih berlaku, tidak dimanipulasi, dan mencantumkan nama yang sama dengan yang Anda pakai saat mendaftar. Kami tidak meminta dokumen yang tidak perlu dan tidak menerima hasil fotokopi berulang atau tangkapan layar.
6. Proses verifikasi
Prosesnya terdiri dari lima tahap: mendaftar akun, memberikan data dan dokumen, pemeriksaan otomatis, pemeriksaan manual bila perlu, dan pemberitahuan hasil. Hasil dikirim lewat email dan ditampilkan di dasbor. Jika ada yang kurang, kami akan menyebutkan bagian yang harus dilengkapi.
- Mendaftar dan login ke akun.
- Unggah dokumen dan foto sesuai petunjuk.
- Sistem memeriksa keabsahan dan mencocokkan data.
- Petugas meninjau secara manual untuk berkas yang perlu dilihat lebih lanjut.
- Hasil dikonfirmasi atau Anda diminta melengkapi.
Ambil foto di tempat yang cukup terang, letakkan dokumen pada permukaan datar, hindari pantulan cahaya, dan pastikan keempat sudut masuk bingkai. Sebagian besar berkas diminta dilengkapi karena foto buram atau sudut terpotong.
7. Uji tuntas tambahan
Untuk kasus dengan tingkat risiko lebih tinggi, misalnya setoran besar yang tidak biasa atau informasi yang belum konsisten, kami menerapkan uji tuntas tambahan (EDD). Anda dapat diminta memberikan dokumen tambahan atau menjelaskan sumber dana. Ini tidak berarti Anda melakukan pelanggaran, melainkan langkah pemeriksaan berbasis risiko.
Pada kasus ini, waktu proses dapat lebih lama. Informasi tambahan dipakai semata-mata untuk uji tuntas dan dilindungi pada tingkat yang sama dengan data KYC awal.
8. Waktu verifikasi
Sebagian besar berkas yang jelas diproses dalam waktu singkat, biasanya satu sampai dua hari kerja. Waktu dapat lebih lama jika dokumen buram, data tidak cocok, berkas memerlukan peninjauan manual, atau pada periode ramai. Kami akan memberi tahu bila perlu dilengkapi.
Anda dapat memantau status berkas di dasbor. Jika melewati waktu di atas tanpa hasil, hubungi manajer pribadi agar diperiksa.
9. Alasan penolakan atau penundaan
Berkas dapat ditolak atau ditunda bila dokumen tidak valid atau tidak terbaca, data antar-dokumen tidak cocok, ada dugaan pemalsuan atau perubahan, informasi yang diminta tidak diberikan, atau termasuk kasus yang dilarang menurut ketentuan hukum.
Jika ditolak, kami memberi tahu alasannya sejauh diizinkan hukum dan Anda dapat mengajukan ulang setelah memperbaiki. Dalam beberapa kasus, kami wajib menutup akun sesuai ketentuan.
10. Pemantauan transaksi
Sistem memantau aktivitas akun untuk mendeteksi pola transaksi yang tidak wajar dibandingkan profil risiko yang telah dinilai. Saat ditemukan indikasi mencurigakan, beberapa fungsi dapat dibatasi sementara selama peninjauan. Kami tidak selalu menjelaskan alasan rinci bila hal itu mengganggu penyelidikan atau melanggar ketentuan.
Pemantauan mencakup pencocokan perilaku saat ini dengan riwayat Anda sendiri. Perubahan besar dan mendadak, seperti beberapa kali setor dalam waktu singkat dari sumber berbeda, dapat memicu peninjauan otomatis.
11. Tanggung jawab pengguna
Anda wajib memberikan data dan dokumen yang akurat, lengkap, masih berlaku, dan milik Anda sendiri, serta memperbaruinya jika ada perubahan. Memberikan informasi palsu dapat berakibat penutupan akun, penahanan dana selama peninjauan, dan, bila hukum mewajibkan, pelaporan kepada otoritas berwenang.
Beri tahu kami jika nama, alamat, nomor telepon, atau dokumen identitas Anda berubah, agar berkas tetap akurat dan penarikan tidak terhambat karena data berbeda.
12. Penyimpanan dan pelindungan data
Data KYC dienkripsi saat dikirim dan saat disimpan, dan hanya petugas berwenang yang dapat mengaksesnya. Jangka waktu penyimpanan mengikuti ketentuan anti pencucian uang dan dijelaskan dalam Kebijakan Privasi.
Anda dapat meminta akses atau perbaikan atas data KYC sesuai hak yang tercantum dalam kebijakan privasi. Penghapusan dapat dibatasi ketika hukum mewajibkan kami menyimpan berkas selama jangka waktu tertentu.
13. Pembagian data
Data KYC dapat dibagikan kepada penyedia layanan verifikasi identitas, penyedia infrastruktur teknologi, perusahaan afiliasi, dan instansi pemerintah berwenang, hanya sebatas yang diperlukan dan bila ada dasar hukum. Kami tidak menjual data KYC Anda.
Saat membagikan data, kami menandatangani perjanjian dengan mitra agar mereka hanya memproses sesuai instruksi kami, menerapkan pengamanan yang memadai, dan tidak memakai data untuk tujuan lain.
14. Kepatuhan terhadap regulasi
Proses dirancang sesuai dengan Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang beserta aturan pelaksanaannya, serta ketentuan pelindungan data pribadi di Indonesia. Kami memperbarui kebijakan ketika regulasi berubah. Kerangka hukum dirangkum di Perizinan dan regulasi.
Kami juga melatih personel terkait secara berkala dalam mengenali indikasi pencucian uang dan menanganinya sesuai prosedur internal.
15. Kontak dan dukungan
Pertanyaan tentang KYC / AML dapat dikirim ke [email protected]. Cantumkan nama lengkap dan alamat email terdaftar, tetapi jangan mengirim foto dokumen identitas lewat email biasa. Kami akan memandu saluran unggah dokumen yang aman.